Kapolres Pastikan Situasi Mimika Kondusif
Papua60detik - Sebanyak 625 personel yang terdiri dari personel Polres Mimika didukung Brimob dan TNI diterjunkan mengamankan Kota Timika pada Jumat (03/05/2022).
Ratusan aparat keamanan tersebut disiagakan untuk mengantisipasi seruan aksi demonstrasi Petisi Rakyat Papua (PRP) dengan tuntutan tolak DOB dan Otsus Jilid 2.
Seperti yang sudah-sudah, aparat kembali memblokade dan menggagalkan aksi long march massa aksi menuju Kantor DPRD Mimika.
“Jadi kita khawatirkan kalau seandainya mereka sampai melaksanakan long march itu kita khawatirkan ada hal-hal yang tidak kita inginkan bisa terjadi,” kata Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra.
Ia mengatakan, pengamanan tersebar dibeberapa titik di Kwamki Baru sesuai dengan selebaran yang beredar baik di media sosial maupun yang dibagikan dalam bentuk kertas.
“Titik kumpulnya mereka di sana (kwamki baru). Cuma di kantong-kantong massanya mereka sudah kita tempatkan personel sehingga mereka juga mengurungkan niatnya untuk melakukan kegiatan tadi,” tuturnya.
Ia mengatakan langkah menurunkan ratusan personel untuk memelihara situasi di Mimika tetap kondusif. Dari hasil penilaian pihak keamanan katanya, rencana aksi demonstrasi ini sudah ada yang menunggangi.
“Harapan saya untuk masyarakat secara umum yang ada di kabupaten Mimika mari sama-sama kita pertahankan situasi kondusif yang sudah ada sekarang,” pesannya. (Anti)