Kontak Tembak di Intan Jaya, Satu Anggota TNI Meninggal
Ilustrasi target penembakan.
Ilustrasi target penembakan.

Papua60detik - Kontak tembak antara Satgas BKO Aparat Teritorial (Apter) Koramil Persiapan Hitadipa dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) terjadi di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Sabtu (19/9/2020) sekitar pukul 14.50 WIT.

Salah satu prajurit Satgas Apter, Pratu Dwi Akbar Utomo terkena tembakan dan dinyatakan meninggal dunia pada peristiwa itu.

Kapendam XVII Cenderawasih Letkol Arm Reza Nur Patria mengatakan, pasca kejadian tersebut aparat keamanan gabungan TNI-Polri melakukan penyisiran di sekitar tempat kejadian.

"Proses evakuasi (korban) sementara diurus ke Timika," singkatnya dalam keteranga tertulis yang diterima Papua60detik.

Beberapa hari terakhir, wilayah Intan Jaya memanas. Pada Senin (14/09/2020), dua warga sipil di Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya tertembak. Keduanya selamat dan saat ini dirawat di Timika.

Tiga hari kemudian, Kamis (17/09/2020) seorang tukang ojek, Baidlawi dibacok parang hingga lengan kirinya putus. Karena pendarahan hebat, korban akhirnya tewas di tempat.

Jenazah  telah diterbangkan untuk dimakamkan di kampung halamannya, kelurahan Dawuhan RT 01 RW 4 Probolinggo, Jawa Timur.

Di hari yang sama, Serka Sahlan, Babinsa Ramil 1404-06 meninggal dunia setelah ditembak dan dibacok ketika sedang dalam perjalanan membawa logistik. Satu pucuk senjata laras panjang miliknya dilaporkan hilang. (Salmawati Bakri)