Kota Timika Lanjut New Normal, Tembagapura Terjerembap ke PSDD
Papua60detik - Pemkab Mimika memutuskan Kota Timika tetap melajutkan masa new normal hingga 30 Juli mendatang. Sementara di area kerja PT Freeport Indonesia di Tembagapura harus kembali ke masa Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat (PSDD).
Keputusan tersebut tertuang dalam kesepakatan bersama tentang Pencegahan Pengendalian dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Perpanjangan New Normal di Kabupaten Mimika.
"Hari ini kita tidak berubah, tetap new normal, tetap pakai protokol kesehatan," kata Bupati Mimika, Eltinus Omaleng pada konferensi pers di Grand Mozza, Kamis (16/07/2020).
Pengecualian ditetapkan bagi Tembagapura, yaitu kembali ke masa PSDD karena tingginya kasus covid-19 belakangan ini merupakan sumbangan dari karyawan PT FI.
Dari seluruh poin dalam kesepakatan itu, hanya poin M yang berubah dari kesepakatan new normal periode sebelumnya. Poin itu mengatur tentang Distrik Tembagapura khususnya karyawan PT FI.
Poin itu menyebut, untuk turun ke Timika, warga Tembagapura harus menunjukkan uji tes PCR dengan hasil negatif. Kecuali bagi karyawan yang ingin cuti ke luar Timika, cukup dengan rapid test.
"Karena banyak karyawan Freeport yang (melakukan) pelecehan terhadap tim gugus tugas yang selama ini kerja. Kita berikan pengertian ke mereka, tapi mereka bandel-bandel begitu. Sehingga khusus di Tembagapura kita berikan PSDD selama 14 hari," kata Omaleng.
Evaluasi kembali akan dilakukan pada 14 hari ke depan. Jika tidak ada penururunan jumlah kasus wilayah Tembagapura, maka status PSDD akan dilanjutkan. Jika menurun, Pemkab akan mempertimbangkan naik ke new normal seperti di Kota Timika.
Juru Bicara Tim Gugus Kabupaten Mimika, Reynold Ubra manegaskan, penambahan kasus selama new normal periode pertama sebenarnya berasal dari luar Kota Timika. Hal itu jadi dasar Kota Timika tetap dalam status new normal.
"Kesimpulannya new normal di Timika tetap dilakukan, pertimbangannya adalah sebenarnya kasus di Timika yang belakangan ini tinggi adalah kasus dari luar kota Timika terutama dari PT Freeport tetapi itu sudah dikendalikan," ungkap Reynold.
Pertimbangan lain, katanya, new normal jadi alat ukur kesiapan masyarakat menerapkan 3M.
"(Pengawasan) menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak akan dilakukan oleh anggota Tim Gugus bersama Anggota TNI Polri," tutup Reynold. (Yunita S)