Mahasiswa dan Masyarakat Dogiyai Serahkan Aspirasi Tolak DOB Mapia Raya ke DPR-PT
Papua60detik - Solidaritas pelajar, mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah menyerahkan aspirasi penolakan terhadap rencana pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Mapia Raya kepada DPR Provinsi Papua Tengah, Selasa (09/09/2025).
Aspirasi tersebut diterima langsung oleh Ketua DPR Provinsi Papua Tengah, Delius Tabuni, didampingi Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, serta sejumlah anggota DPR lainnya.
Dalam kesempatan itu, anggota DPR Papua Tengah asal Kabupaten Dogiyai, Elias Anou, menegaskan bahwa Dogiyai belum memenuhi kriteria dan persyaratan untuk dimekarkan menjadi dua kabupaten.
“Dogiyai tidak layak untuk dimekarkan menjadi Kabupaten Mapia Raya. Biasanya, dorongan pemekaran DOB hanya diperjuangkan oleh segelintir orang demi kepentingan politik mereka sendiri,” tegas Elias di hadapan para perwakilan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat Dogiyai.
Ia menambahkan, DPR Papua Tengah hingga saat ini belum menemukan adanya kajian akademis yang mendasari usulan pemekaran tersebut.
“Kalau memang ingin ada pemekaran, harus ada kajian ilmiah yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua DPR Papua Tengah, Delius Tabuni mengaku akan mengawal aspirasi solidaritas pelajar, mahasiswa, dan masyarakat Dogiyai hingga ke tingkat pusat.
“Kami di DPR Papua Tengah akan berdiri bersama masyarakat. Untuk itu, kami akan utus DPRP perwakilan Dogiyai yang ada untuk mengawal aspirasi ini hingga ke Jakarta. Sebagai wakil rakyat, ini sudah menjadi tugas kami untuk mendengarkan dan memperjuangkan suara warga,” ujarnya. (Elias Douw)