Manfaatkan Kekayaan Alam, Disperindag Beri Pelatihan Ecoprint
Peserta pelatihan Ecoprint, Kamis (9/6/2022) di Kantor Disperindag Mimika.  Foto: Anti/ Papua60detik
Peserta pelatihan Ecoprint, Kamis (9/6/2022) di Kantor Disperindag Mimika. Foto: Anti/ Papua60detik

Papua60detik- Bidang Industri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika memberi pelatihan ecoprint kepada enam kelompok binaannya, Kamis (9/6/2022).

Ecoprint adalah teknik cetak pada kain menggunakan tumbuh-tumbuhan. Kegiatan ini baru pertama kali dilakukan Disperindag Mimika.

Kepala Bidang Industri Disperindag, Agustina Rombe menjelaskan pelatihan ini merupakan follow up dari pelatihan yang diikutinya bersama beberapa staf lainnya beberapa waktu lalu di Bali.

Ia mengatakan pelatihan ecoprint ini terbilang bagus karena bahan-bahan yang digunakan sangat mudah ditemukan. Beda dengan membatik yang menggunakan bahan-bahan kimia.

“Ini kita mencoba melatih masyarakat supaya mereka nanti bisa buat sendiri. Mereka bisa buka industri sendiri, jadi ini lebih memanfaatkan yang ada. Kekayaan alam kita,” katanya.

Bahan yang digunakan dalam pelatihan ini yakni daun jati, daun mayana, daun belimbing, daun pepaya untuk motifnya. Sementara kunyit dan kayu besi sebagai pewarna.

Pembuatannya sangat mudah yakni merendam kain putih dengan pewarna, kemudian tempelkan daun sesuai dengan motif yang diinginkan, lalu gulung menggunakan plastik. Setelah itu dikukus kurang lebih 1 jam, dan jemur.

“Jadi waktunya itu tergantung ketekunan  kalau sudah selesai dikeringkan kita buat kain terserah keinginan, misalnya tas atau dompet,” jelasnya.

Agustina berhatap pelatihan yang diberikan ini tidak hanya sekedar pelatihan saja, tetapi bisa dipraktikkan oleh para peserta.

“Kita harap pelatihan ini bisa terus berlanjut supaya lebih banyak masyarakat yang tahu,” tutupnya. (Anti)