Masker Tiba-tiba Langka dan Mahal, Kadar Kemanusiaan Kita Perlu Dipertanyakan
Sejak merebaknya covid-19 di Indonesia, masker dan hand sanitizer tiba-tiba jadi barang langka di Kota Timika
Sejak merebaknya covid-19 di Indonesia, masker dan hand sanitizer tiba-tiba jadi barang langka di Kota Timika

Papua60detik - Merebaknya virus corona 19 (covid-19) di beberapa kota di Indonesia membuat warga beramai-ramai mencari masker dan hands sanitizer.

Di Kota Timika, dua barang ini tiba-tiba jadi barang langka.

Di apotik-apotik dimana masker dan hands sanitizer biasanya mudah didapat, saat ini sudah kosong. Jika pun masih ada, harganya sudah naik berkali-kali lipat.

Fenomena ini jadi sorotan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob. Menurutnya, di saat seperti sekarang, siapa pun itu harusnya lebih berperikemanusiaan.

"Berperilaku kehidupan manusialah. Jangan menggunakan kesempatan di dalam kesempitan. Dimana orang lagi susah, lagi kayak begini, terus melakukan hal-hal seperti begitu," kata John, Senin (16/03/2020).

Guna menormalkan peredaran masker dan hands sanitizer, Wabup mengatakan akan menginstruksikan Dinas Kesehatan dan Dinas Perindustrian Perdagangan inspeksi mendadak ke sejumlah apotik-apotik.

"Kita harap semua apotik ataupun siapa saja kalau memang ada jual saja seperti biasa," pesannya.

Padahal, melawan covid-19 perlu solidaritas warga. Warga semestinya saling bantu mencegah penularan virus yang sudah jadi pandemi global ini.

Perilaku mementingkan diri sendiri, mencari untung probadi di kala seperti ini akhirnya bisa jadi ukuran kadar kemanusiaan seseorang.

Di Kota Timika sendiri, hingga 18 Maret 2020, belum ada laporan pasien postif covid-19. (Burhan)