Minyak Goreng Curah 26,4 Ton Habis, Disperindag Minta Lagi
Minyak goreng curah. Foto: Anti/ Papua60detik
Minyak goreng curah. Foto: Anti/ Papua60detik

Papua60detik - Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika, Petrus Paliamba mengklaim jatah 26,4 ton dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) sudah habis terdistribusi.

Padahal, banyak warga yang mengaku tidak menemukan pedagang minyak goreng curah di pasar.

“Sudah habis terjual. Kan yang kita salurkan ke pedagang itu adalah sisa dari pasar murah kemarin. Kita jual ada 6 ton kemarin,” kata Petrus beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, 26,4 ton minyak goreng  itu telah dijual oleh para pedagang yang mendaftarkan diri melalui aplikasi SIMIRAH (Sistem Informasi Minyak Goreng Curah)dengan harga Rp14 ribu per liter. 

Namun berapa pedagang yang menjualnya dan dimana saja lokasinya, Petrus tidak menjelaskannya secara rinci.

“Saya belum lihat datanya. Yang pasti semuanya mendaftar di aplikasi SIMIRAH,” tuturnya.

Meski sudah habis, Disperindag  kembali melakukan permintaan baru ke Kemendag dengan jumlah yang sama.

“Permintaan penambahannya yang jelas paling tidak minimal setara dengan yang sebelumnya,” ungkapnya. (Anti)