Pemkab, PTFI & YPMAK Koordinasi Sinkronkan Program yang Tumpang Tindih

- Papua60Detik

Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob didampingi Wakil Presiden Direktur PTFI, Claus Wamafma dan Direktur YPMAK Vebian Magal pada rapat koordinasi, Selasa (23/6/2024). Foto: Faris/ Papua60detik
Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob didampingi Wakil Presiden Direktur PTFI, Claus Wamafma dan Direktur YPMAK Vebian Magal pada rapat koordinasi, Selasa (23/6/2024). Foto: Faris/ Papua60detik

Papua60detik - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika bersama PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) rapat koordinasi, Selasa (23/6/2024).

Rapat dipimpin oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Mimika, Johannes Rettob didampingi Wakil Presiden Direktur PTFI, Claus Wamafma dan Direktur YPMAK Vebian Magal. Rapat tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat baik dari unsur Pemkab, Freeport maupun YPMAK serta lembaga adat Lemasa dan Lemasko. 

John Rettob menjelaskan selama ini antara Pemkab Mimika, Freeport dan YPMAK dalam menjalankan program masih bersifat parsial atau berjalan sendiri-sendiri dan tidak terintegrasi. Akibatnya, program seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial, berjalan tumpang tindih. 

"Nanti kita buat program bersama kita sama-sama jalan. Supaya jangan tumpang tindih. Saya lihat ada program yang sama tapi lokusnya berbeda-beda, jadinya tidak fokus. Sehingga hari ini kita duduk untuk bahas," jelas John Rettob. 

Tujuan ketiganya sama, yakni kesejahteraan masyarakat Mimika. Tapi bagaimanapun, pemerintah sebagai fasilitator dan pembuat regulasi adalah leading sektornya.

Claus Wamafma mengaku sepakat dengan maksud pemerintah. 

"Setuju bahwa leading sektornya adalah pemerintah dan pemangku kepentingan. Visi misi sama. Poin yang disampaikan Bupati kami sepakat mendukung dan setuju karena membantu Mimika tidak bisa oleh satu orang, kita butuh berkolaborasi bersinergi dan butuh banyak tangan untuk melayani masyarakat," katanya. 

Menurutnya sinergi dan kolaborasi menjadi hal penting untuk mempercepat pembangunan Mimika. Ia menyampaikan komitmen PTFI untuk pembangunan Mimika sudah berlangsung lebih dari 30 tahun. 

"Ini akan terus berlanjut. Kami terus mendukung YPMAK untuk melakukan program-program. Secara strategi misalnya dari pertanian yang sudah dilakukan Freeport secara bersamaan juga dilakukan oleh YPMAK. Semoga dengan forum ini kita bisa hasilkan yang bisa kita eksekusi, kita punya timeline, perencanaan terkait dengan sharing sumber daya," ucapnya. 

Direktur YPMAK, Vebian Magal mengaku telah merindukan momen pertemuan antar tiga stakeholder besar di Mimika. 

"Hari ini saya yakin ke depan pasti bisa disinkronkan. Selama ini ke kampung kampung contoh sekolah, lingkungan sama tapi ada sekolah yang dibangun oleh pemerintah ada yang YPMAK bangun. Saya yakin kalau ini eksis betul, pemerintah, Freeport, YPMAK bisa lakukan lebih besar dari yang ada," pungkasnya. 

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai permasalahan yang dihadapi di Mimika mulai dari pendidikan terkait beasiswa dan lainnya, ekonomi hingga bidang sosial kemasyarakatan.

Pemkab Mimika bersama PTFI dan YPMAK sepakat akan membentuk tim kecil setiap bidang untuk membuat desain kegiatan yang sinergis. (Faris)




Bagikan :