Pencaker Menumpuk, Lowongan Kerja Minim
Kepala Seksi Informasi Pasar Kerja Diskaner Trans Mimika, Martina Amarairu. Foto: Anti/ Papua60detik
Kepala Seksi Informasi Pasar Kerja Diskaner Trans Mimika, Martina Amarairu. Foto: Anti/ Papua60detik

Papua60detik - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Mimika mencatat, jumlah pencari kerja (pencaker) baru di Mimika sepanjang Januari hingga Mei 2022 tembus 3.897. 

Data ini diperoleh dari hasil pengurusan kartu kuning baru. Dalam sehari, pelayanan pengurusan kartu kuning bisa sampai 50, paling sedikit 30.

Dari jumlah 3.897 ini, pencaker laki-laki mendominasi dengan rata-rata usia 20 hingga 29 tahun. 

Kepala Seksi Informasi Pasar Kerja Disnakertrans Mimika, Martina Amarairu menjelaskan, meski sudah tembus 3.897 pencaker, tapi belum ada penyerapannya. Artinya belum ada yang dilaporkan telah mendapatkan pekerjaan dari perusahaan penerima.

“Kan biasanya pemberi kerja melaporkan kepada kami (Disnaker) bahwa pemilik kartu kuning dengan nomor dan nama ini sudah bekerja. Jadi penyerapannya belum ada,” jelas Martina, Rabu (1/6/2022).

Ia mengatakan sepanjang tahun 2022 ini, perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan (loker) sangat sedikit. Tercatat dari Januari hingga Mei baru ada 3 perusahaan yang melaporkan membuka loker.

“Ada beberapa tapi paling itu hanya terima 1 atau 2 saja. Sementara pencari kerja ada 3.000 lebih. Apalagi ada juga pengurangan. Jadi loker sedikit,” tutupnya. (Anti)