PLN Timika Amankan 2.005.737 Kwh Listrik dari Penyadapan
Manager PLN UP3 Timika, Martinus Pasensi dengan pegawai pada perayaan Hari Listrik Nasional Ke-75 tahun ini, Selasa (27/10/2020).
Manager PLN UP3 Timika, Martinus Pasensi dengan pegawai pada perayaan Hari Listrik Nasional Ke-75 tahun ini, Selasa (27/10/2020).

Papua60detik- PLN UP3 Timika berhasil mengamankan 2.005.737 Kwh listrik dari penyadapan atau pencurian di perayaan Hari Listrik Nasional Ke-75 tahun di tahun ini.

Pencapaian ini melampaui target 1.092.311 Kwh atau 184 persen dalam program Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL).

Tindak penyadapan ini sangat merugikan pihak PLN. Energi yang seharusnya berubah jadi rupiah justru tidak terhitung atau hilang.

“Per Kwh itukan 1.400 atau 1.500 atau sekitar Rp3 miliar. Nah karena hilang itu makanya  kami harus bentuk tim. Hilangnya listrik itu kami sebut sebagai susut. Susut itu kerugian yang hilang karena tidak berubah menjadi Kwh meter berarti tidak berubah menjadi rekening maka tidak dibayar,” jelas Manager PLN UP3 Timika, Martinus Pasensi, Selasa (27/10/2020).

PLN UP3 Timika memiliki wilayah kerja di lima Kabupaten, yakni Mimika, Yaukimo, Nduga, Asmat dan Puncak. Martinus menegaskan, pihaknya akan terus bekerja, dan tidak akan memberi ruang bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab melakukan pencurian Kwh di semua wilayah kerjanya.

PLN UP3 Timika juga mendapat penghargaan dari PLN Wilayah Papua dan Papua Barat karena nihil tunggakan di tiga Unit Layanan Pengaduan (ULP) yakni, ULP Timika Kota, ULP Timika Jaya dan ULP Agats.

“Kalau tahun lalu banyak tunggakan. Tahun ini,  per tiga bulan kemarin sampai dengan bulan ini nihil tunggakan. Artinya semua sudah memberikan kontribusinya untuk membayar tepat waktu dan kita berharap ini terus dipertahankan,” ungkapnya.

Di momen yang sama, PLN menambah satu pelanggan bronze yakni Kantor UPBU Mozes Kilangin dengan daya sebesar 2.180.000 VA. (Anti Patabang)