Puskesmas Timika Tambah Tenaga Testing Covid-19
Seorang warga diswab setelah terjaring operasi yustisi. Foto: Humas Polda Papua
Seorang warga diswab setelah terjaring operasi yustisi. Foto: Humas Polda Papua

Papua60detik - Untuk meningkatkan jumlah testing covid-19 bagi semua pengunjung baik yang bergejala maupun tidak, Puskesmas Timika melatih bidan dan perawat untuk melakukan swab antigen.

Kepala Puskesmas Timika, dr Moses Untung  mengatakan pelatihan ini agar swab antigen jadi layanan normal terutama bagi pelaku perjalanan yang selama ini hanya dilayani pada siang sampai sore hari saja.

“Mungkin nanti kalau sudah tenaga terlatih sudah kita tambah maka pelayanannya akan sama seperti pelayanan biasa yakni pagi sampai sore,” katanya saat ditemui, Kamis (12/8/2021).

Ia mengatakan tenaga terlatih yang akan ditambah  sekitar 5 orang. Di Pudekemas Timika nanti tersedia 19 tenaga terlatih yang terdiri  dari 4 bidan, 5 perawat, 5 dokter dan 5 analis.

“Minggu kemarin kami sudah melatih bidan untuk melakukan pemeriksaan swab khusus pada sasaran ibu hamil. Dan mulai minggu ini sampai minggu depan kami latih tenaga perawat untuk melakukan swab,” jelasnya.

Penambahan ini juga dilakukan mengingat setiap ibu hamil dengan kriteria trimester 3, 7, 8 dan 9 yang datang kontrol baik yang bergejala maupun tidak wajib diswab antigen. Ibu hamil yang akan melahirkan juga wajib diswab antigen.

“Kendala kita selama ini kenapa kita hanya melayani di siang dan sore karena kendala tenaga dan tempat. Karena ruangannya kita tidak boleh gabung dengan ruangan lain,” tuturnya.

Selain ibu hamil, pasien yang demam, jika tidak ditemukan parasite malaria di tubuhnya, maka akan diswab antigen.

Hal ini kata dr Moses merupakan langkah yang tepat, mengingat saat ini covid-19 juga ditemukan pada mereka yang tanpa gejala.

“Karena sekarang hasil rata-rata swab antigen itu sudah hampir sama dengan malaria. Jadi kita semua ini sudah berisiko sama terpapar covid, tinggal kembali ke daya tahan tubuh kita,” tutupnya. (Anti Patabang)