RS Tembagapura Diizinkan Testing PCR Covid-19
Papua60detik - Dalam waktu dekat, Rumah Sakit Tembagapura milik PT Freeport Indonesia sudah bisa melakukan testing Real Time Polymerase Chain Reaction (RT PCR) covid-19 secara mandiri.
"Dalam beberapa hari ke depan akan ada PCR yang ditempatkan langsung di Rumah Sakit Freeport untuk menemukan kasus sedini mungkin," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr Silwanus Sumule, Sabtu (02/05/2020).
Dalam sepekan terakhir, temuan kasus positif covid-19 di Mimika khususnya di wilayah Tembagapura memang meningkat tajam. Sebanyak 51 kasus postif telah ditemukan di wilayah Tembagapura atau lebih 50 persen dari total 87 kasus di Kabupaten Mimika.
Sumule memastikan, di wilayah Tembagapura telah berlangsung penularan lokal virus corona. Dengan adanya fasilitas laboratorium testing PCR di RS Tembagapura, diharapkan penemuan kasus positif covid-19 lebih banyak dan cepat untuk penanganan lebih dini.
"Kita tetap akan lakukan pendampingan secara online kepada teman-teman di Tembagapura," kata Sumule
Ia menjamin, hasil testing PCR di RS Tembagapura tetap akan dilaporkan secara terbuka ke Tim Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua.
"Itu komitmen kita besama, hasil pemeriksaannya akan dikirimkan ke provinsi dan dipublish secara transparan ke masyarakat," katanya.
Juru Bicara Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Mimika, Reynold Ubra membenarkan, setting laboratorium testing PCR di RS Tembagapura sedang dikerjakan.
Sementara di RSUD Mimika, peralatan catridge dan genexpert juga telah dipersiapkan. Dinkes Mimka masih menunggu lembar assessment dari Provinsi Papua untuk menilai gambaran kesiapan RSUD Mimika melakukan testing PCR.
"Tidak hanya dari teknis pelaksanaannya tetapi juga dari ketersediaan sumber daya sampai pengolahan limbahnya. Berdasarkan lembar assessment, kita harap Dinkes Provinsi bisa membantu mempercepat settingan laboratorium PCR yang ada di RSUD Mimika," jelas Reynold.
Sejauh ini dikenal dua jenis pemeriksaan dalam penanganan covid-19, rapid test dabn RT PCR. Jika rapid test merupakan langkah penjaringan dan deteksi kasus covid-19, RT PCR adalah golden check pada uji sampel spesimen swab pasien. Akurasinya hampir 100 persen.
Penetapan kasus positif covid-19 jika terkonformasi pemeriksaan PCR. Pasien positif covid-19 dinyatakan sembuh pun jika telah melewati dua kali pemeriksaan PCR dan hasilnya negatif. (Burhan)