Sebaran Covid-19 di Papua Meluas ke Jayawijaya dan Mamberamo Tengah
Infografis sebaran kasus positif covid-19 di Papua per Senin 13 April 2020
Infografis sebaran kasus positif covid-19 di Papua per Senin 13 April 2020

Papua60detik - Penularan virus corona baru (covid-19) makin melaluas di Papua. Diantisipasi sekian lama, tapi pada akhirnya penularan covid-19 sampai juga ke wilayah pegunungan Papua.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Papua, dr Silwanus Sumule dalam laporannya menyebut, kasus positif covid-19 telah ditemukan di Kabupaten Jayawijaya dan Mamberamo Tengah.

"Upaya kita tiga minggu terakhir ini agar kita tidak menemukan kasus di pegunungan akhirnya jebol. Ada dua kasus di Jayawijaya dan satu kasus di Mamberamo Tengah," sebut Sumule, Senin (13/04/2020) malam.

Yang mengkhawatirkan, di Jayawijaya, salah satu pasien covid-19 adalah seorang tenaga dokter. Yang bersangkutan, kata Sumule, sudah diisolasi. Pasien covid-19 dari Mamberamo Tengah saat ini juga sudah dirujuk dan dirawat di RSUD Wamena, Jayawijaya.

"Kita berharap ada langkah strategis dan taktis dari pemerintah daerah termasuk kabupaten-kabupaten di antara dua kabupaten tersebut untuk menghambat perjalanan virus ini," katanya.

Dinkes kabupaten di wilayah adat Lapago ia sarankan segera melakukan survailance, pelacakan kasus.

"Jika temukan ODP segera lakukan rapid test, jika hasilnya positif segera hubungi kami di provinsi agar bisa dilakukan pemeriksaan PCR," pesannya.

Dengan ditemukannya kasus positif covid-19 di Jayawijaya dan Mamberamo Tengah, maka total sudah delapan kabuapten kota di Papua yang terjangkit virus ini. Enam wilayah lainnya yakni; Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Sarmi, Merauke, Keerom dan Kabupaten Mimika.

Secara kumulatif, per 13 April 2020, telah ditemukan sebanyak 67 kasus positif covid-19 di Papua. 15 pasien diantaranya berhasil sembuh, 7 meninggal dunia dan 46 pasien masih dalam perawatan.

"Ada kenaikan jumlah orang yang sembuh dari 9 menjadi 15 orang. Tapi, persentase angka kematian rata-rata (CFR) kita masih tinggi, sekitar 11,1 persen,” katanya.

Pasien positif covid-19 yang ditemukan belakangan teridentifikasi bukan lagi kasus impor tapi merupakan penularan atau transmisi lokal. Dari hasil penyelidikan epidemiologi, penularan lokal telah terjadi di dua wilayah, di Kota Jayapura dan Kabupaten Mimika. (Burhan)