Sudah 30 Kali Kebakaran Sampai Juni di Timika

Kebakaran di area Gorong-Gorong Timika pada Selasa (18/5/2021) lalu. Foto: Dok/Papua60detik
Kebakaran di area Gorong-Gorong Timika pada Selasa (18/5/2021) lalu. Foto: Dok/Papua60detik


Papua60detik - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika telah menangani 30 kasus kebakaran sampai Juni 2021.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika Sem Naroba, mengatakan, penyebab kebakaran di Timika paling dominan karena korsleting arus listrik, kompor dan lilin.

“Untuk itu kami ingtakan kepada warga ketika terjadi pemadaman listrik, dimohon supaya tidak menggunakan lilin sebagai alat penerang. Kalau pun pakai harus dijauhkan dari bahan yang mudah terbakar," pesannya.

Sementara di tahun 2020 lalu, BPBD menangani 60 kasus kebakaran. Selain kebakaran di rumah warga, kebakaran di kapal pernah terjadi tahun lalu.

Selain kebakaran, BPBD sebenarnya punya banyak tupoksi lain. Banjir misalnya. Soal banjir BPBD memetakan beberapa lokasi rawan antara lain Distrik Iwaka, Distrik Kuala Kencana, Distrik Mimika Timur, Distrik Mimika Baru dan sebagian wilayah di kota.

Sementara kasus gempa atau longsor, baru pertama kali terjadi tahun 2021, yaitu di wilayah Tembagapura.

"Kita juga memiliki tupoksi untuk mengeluarkan hewan ganas yang berada di rumah seperti ular, kucing atau anjing atau bahkan ada orang yang terjebak dalam bangunan, jadi bukan hanya kejadian kebakaran," (Fachruddin Aji)




Bagikan :