TelkomGroup Klaim Layanan Internet Sudah Kembali Normal

- Papua60Detik

Ilustrasi pengguna smartphone
Ilustrasi pengguna smartphone

Papua60detik - General Manager Region Network Operations and Productivity Telkomsel Maluku and Papua, Yasrinaldi dalam rilis resminya menyampaikan pemulihan link backup Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) ruas Dobo-Tual telah selesai. 

Saat ini layanan TelkomGroup mendapatkan link backup tambahan, maka layanan broadband 4G Telkomsel di Kabupaten Mimika, Asmat, Mappi, Dogyai, Paniai, Deiai, Waropen, Nabire dan Kabupateb Kepulauan Aru yang mengalami penurunan kualitas layanan sejak Sabtu, 16 Agustus 2025, kini telah bisa melayani pelanggan secara normal. 

Saat ini tim teknis dari PT Telkom juga telah menyelesaikan proses penyiapan peralatan dan  perizinan pelayaran dari pihak otoritas pelabuhan di Dobo. Kapal sedang menuju lokasi gangguan  di ruas Timika - Merauke yang ditargetkan akan tiba pada 27 Agustus 2025 untuk melakukan tahap  awal perbaikan (temporary recovery) SKKL SMPCS agar layanan broadband 4G Telkomsel diwilayah   Merauke, Boven Digoel, dan Kaimana serta layanan IndiHome di seluruh daerah terdampak dapat kembali normal. 

"Perbaikan ditargetkan selesai selambat lambatnya  pada minggu pertama September 2025," kata Yasrinaldi. 

Telkomsel memberikan kompensasi berupa penggantian kuota internet kepada pelanggan Telkomsel Prabayar yang kuota internetnya hangus karena tidak bisa dipakai selama masa gangguan sesuai dengan ketentuan dan  syarat yang berlaku.  

"Bagi pelanggan IndiHome dan Kartu HALO, kompensasi selama penurunan kualitas layanan akan diberikan dalam bentuk diskon tagihan prorata sesuai dengan durasi penurunan kualitas layanan dengan syarat dan ketentuan berlaku," terangnya. 

Sementara bagi daerah yang masih mengalami penurunan kualitas layanan, masih akan tersedia bantuan komunikasi berupa kuota 1000 SMS dan Telfon 60 Menit hanya dengan Rp 1,- melalui UMB *888*20# . 

"Kami terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dan akan memberikan pembaruan informasi secara berkala terkait perkembangan penanganan gangguan ini," pungkasnya. (Martha)




Bagikan :