Temuan Kasus Covid-19 Tembagapura Tertinggi di Kabupaten Mimika
Papua60detik - Tambahan 10 kasus positif covid-19 baru dari Distrik Tembagapura, Kamis (29/05/2020) menjadikan total 55 kasus telah ditemukan di wilayah Kabupaten Mimika. Angka itu tertinggi di Papua saat ini.
Dari hasil validasi data Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian covid-19 Mimika, sebanyak 23 kasus berasal dari Distrik Tembagapura, 15 kasus di Distrik Wania dan Mimika Baru, 2 kasus dari Distril Kuala Kencana.
Jika dipersentasekan, Distrik Tembagapura yang merupakan daerah tambang PT Freeport Indonesia menyumbang 41,8 persen kasus covid-19 di Mimika.
"Tembagapura yang kasusnya paling tinggi secara kumulatif yaitu 23. Hanya dalam beberapa hari saja, Tembagapura bisa berkontribusi hampir 50 persen kasus terhadap Kabupaten Mimika." sebut Juru Bicara Tim Gugus Tugas Mimika, Reynold Ubra.
Dari 23 kasus positif yang ditemukan itu, Tim Gugus Tugas Mimika belum bisa memetakan klaster penyebaran penularannya. Soalnya, pihak RS Tembagapura tak melaporkan secara rinci hasil pelacakan kasusnya.
"Laporan ODP, PDP dan OTG memang disampaikan tapi pemetaan klaster, apakah transmisi lokal atau import case kami belum mendapat informasi lebih lanjut," ungkap Reynold.
Ia menegaskan, wilayah Tembagapura dan Kota Timika merupakan satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan. Percepatan pengendalian covid-19 di Tembagapura akan mempengaruhi secara menyeluruh pengendalian penyebaran virus ini di Kabupaten Mimika.
Tapi cara dan pola intervensi berbeda membuat dua wilayah ini berbeda dalam progress pengendalian covid-19. Penularan covid-19 pada populasi penduduk di Kota Timika, kata Reynold, relatif sudah bisa dikendalilkan. Kurva epidemiologi penularannya sudah mulai flat atau datar. Sementara di Tembagapura, penularan masih ada di lereng kurva.
"Kasus di Tembagapura baru naik, belum mencapai puncak, masih ada di lereng. Sebagai satu tim gugus, kami mendorong upaya percepatan di Tembagapura bisa terjadi. Saya pikir tim di Tembagapura sudah menyiapkan ahli-ahli epidemiologi," kata Reynold.
Ketua Tim Gugus Tugas dalam hal ini Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, pada Jumat pekan ini dijadwalkan menggelar teleconference dengan pihak Manajemen PT FI, khusus membicarakan percepatan pengendalian covid-19 di Tembagapura.
Salah satu hal yang akan dibicarakan pada teleconference itu adalah pelaksanaan anjuran social dan physical distancing dengan mempertimbangkan struktur kota dan tempat kerja di Tembagapura.
"Contoh di trem yang kapasitasnya 40 sampai 100, tentu saja tidak ada social distancing di sana. Untuk naik bus, koridor naik bus tentu tidak akan ada social distancing di sana. Ini hal-hal yang sudah jadi perhatian Pemkab Mimika," kata Reynold.
Pemkab Mimika, kata Reynold, sudah berkomitmen mengambil sikap tegas atas terus bertambahnya kasus covid-19 di Tembagapura. Bagaimanapun, warga Tembagapura adalah penduduk Mimika yang punya hak sama untuk tidak tertular covid-19. (Burhan)