Terminal Bandara Mozes Kilangin Sisi Selatan Siap Operasi Parsial, Tinggal Tunggu Maskapai Pindah
Kesiapan terminal A Bandara Mozes Kilangin sisi selatan. Foto: Anti Patabang/Papua60detik
Kesiapan terminal A Bandara Mozes Kilangin sisi selatan. Foto: Anti Patabang/Papua60detik

Papua60detik - Terminal A Bandara Mozes Kilangin sisi selatan yang dibangun menggunakan dana APBN direncanakan akan digunakan secara parsial pertengahan bulan ini.

Dari segi infrastruktur, semuanya sudah siap. Tinggal merapikan beberapa peralatan saja, seperti kursi dan lain lain.

“Sudah siap. Kita rencanakan nanti tanggal 15. Tapi itu baru rencana yah,” kata Kepala UPBU Mozes Kilangin, Soekarjo saat ditemui di ruang tunggu terminal A Bandara Mozes Kilangin, Senin (5/7/2021).

Operasi parsial atau terbatas ini dilakukan untuk menunjang pelaksanaan PON XX dan Pesparawi yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

Meski baru akan menggunakan lantai satu, namun kapasitas penumpang yang bisa ditampung sudah mencapai 500 orang.

Adapun rencana penggunaan secara penuh yakni di tahun 2022 nanti sebelum Idul Fitri.

"Sekarang kita lagi tunggu kesiapan dari perusahaan penerbangan kapan mereka mau pindah ke sini (terminal A),” ungkapnya.

Sementara untuk pembangunan terminal B yang dibangun menggunakan APBD baru mencapai 40 persen.

Namun setelah ketiga garbarata masuk kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Mimika, Jania Basir Rantedanun, volume atau progress pekerjaan akan naik. Menurutnya volume yang besar itu ada di material.

“Garbarata masuknya nanti Oktober. Langsung tiga garbarata yang akan masuk. Kalau sudah dipasang pasti yang tadinya baru 40 persen itu akan langsung naik volumenya,” katanya saat ditemui di Jalan Budi Utomo, Kamis (1/7/2021).

Terminal yang masuk proyek multiyears dengan anggaran sekitar Rp251 miliar ini, diproyeksikan akan selesai pada tahun 2022 mendatang, sebagaimana kontrak.

Ia mengatakan tak ada penggunaan parsial atau terbatas seperti yang rencananya akan dilakukan pada terminal A. Penggunaan untuk terminal B itu langsung dengan lantai dua.

“Tapi itu jika kontraknya sudah selesai,” tuturnya.

Saat ini yang sedang dikerjakan di terminal B adalah lantai dua, lantai satunya dalam proses finishing. Sementara untuk sisi udaranya semua sudah tertutup.

“Sebenarnya itu karena lift dan eskalator belum terpasang. Makanya lantai dua belum bisa. Jadi dari sisi udara kelihatan bahwa itu sudah selesai,” ungkapnya. (Anti Patabang)