Tiga Tukang Ojek Disandera di Puncak Jaya
Papua60detik – Kelompok bersenjata dilaporkan menyandera tiga warga sipil yang berprofesi sebagai tukang ojek di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Senin (24/4/2023) kemarin.
Membenarkan hal itu, Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Saleh Mustafa mengatakan bahwa kondisi ketiganya masih dalam keadaan aman. Proses negosiasi pun masih berlangsung agar mereka segera dibebaskan.
Baca Juga: TNI Buka Suara Soal Mama Yasinta
“Iya, di Mewoluk. Sementara masih aman. Lagi proses negosiasi,” singkat Pangdam saat dikonfirmasi, Senin malam.
Informasi yang dihimpun, kejadian berawal ketika ketiga tukang ojek itu sedang bersama-sama mengantar penumpang dari Distrik Mulia (ibukota Kabupaten Puncak Jaya) ke Distrik Mewoluk pada Senin siang sekitar pukul 14.30 WIT.
Saat menurunkan penumpang di Kampung Balinggup, ketiganya dihadang oleh orang tak dikenal (OTK) yang diduga kuat adalah kelompok separatis yang kemudian menahan mereka.
Pihak keluarga yang mengetahui hal itu kemudian langsung melapor Polres Puncak Jaya.
Danrem 173/PVB Brigjen TNI Sri Widodo mengatakan, hari ini , Selasa (25/4/2023) Pemerintah daerah melalui Kepala Distrik Mewoluk akan melakukan koordinasi dengan beberapa tokoh masyarakat, meminta agar ketiga tukang ojek tersebut dibebaskan.
“Jajaran kami juga langsung ikut melakukan pendalaman atas kejadian itu. Kami harapkan Pemda setempat bisa berkoordinasi dengan para simpatisan mereka (kelompok bersenjata), agar membebaskan ketiga tukang ojek tersebut,” harap Danrem. (Amma)