9wn_Xnj3hsM
Massa PRP di Timika Demo Tolak DOB dan Otsus
Bagikan :

Papua60detik - Ratusan warga anggota Petisi Rakyat Papua (PRP) kembali diblokade aparat keamanan ke titik aksi di Kantor DPRD Mimika, Jumat (3/6/2022).

Akhirnya mereka menyampaikan aspirasi di halaman Gereja Bahtera depan Polsek Mimika Baru, Jalan C Heatubun.

Blokade massa seperti ini bukan yang pertama kali. Massa aksi PRP juga dihalau aparat pada tanggal 1 dan 18 April lalu. Tapi aksi dukung DOB justru lancar saja di halaman kantor bupati pada 13 April

Aspirasi tersebut diterima anggota DPRD Mimika, yakni Aleks Tsenawatme, Martinus Walilo, Saleh Alhamid dan Mathius Yanengga yang datang menemui massa setelah diundang oleh aparat keamanan.

Di hadapan aparat dan massa, anggota DPRD Mimika mengaku telah menunggu di kantor DPRD untuk mendengar secara langsung aspirasi masyarakat.

Keputusan aparat yang menghalau massa menuju ke DPRD dengan long march lantas dikritik.

Saleh Alhamid mengatakan, sudah semestinya aspirasi disampaikan ke perwakilan rakyat. Ia menghargai pertimbangan aparat untuk menjaga stabilitas keamanan tetap terjaga. Namun, masyarakat tetap memiliki hak demokrasi sebagaimana yang diatur dalam undang-undang.

“Kami siap menerima aspirasi bapak-ibu untuk kemudian ditindaklanjuti. Kami sebelumnya sudah mendapat pemberitahuan terkait penyampaian yang seharusnya di kantor DPRD. Kami juga menghargai pertimbangan aparat yang menjaga stabilitas keamanan,” ujarnya.

Senada dengannya, Martinus Walilo berharap agar demonstrasi dapat dilakukan di tempat semestinya dengan tidak menimbulkan tindakan anarkis. Aparat keamanan diminta untuk mengawal.

“Saya pikir aparat keamanan kalau mengawal rakyat kita ini, pasti bisa berjalan aman, sehingga tidak timbul aksi-aksi anarkis yang dapat menimbulkan jatuhnya korban dari rakyat kita,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan belasan pernyataan sikap, termasuk hak menentukan nasib sendiri atau referendum, tolak pemekaran, dan akses bagi komunitas internasional datang ke Papua, jurnalis, akademisi dan LSM internasional. Termasuk mendukung perjuangan rakyat Wadas di Purworejo Jawa Tengah.

Anggota DPRD berjanji menindaklanjuti aspirasi mereka. (Salmawati Bakri)


Video Terbaru