Distrik Miru Paparkan Program Bank Sampah ke Komisi I DPRK Mimika
Kunjungan kerja komisi I DPRK Mimika ke Kantor Distrik Mimika Baru, Foto: Martha/ Papua60detik
Kunjungan kerja komisi I DPRK Mimika ke Kantor Distrik Mimika Baru, Foto: Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Komisi I DPRK Kabupaten Mimika kunjungan kerja ke Distrik Mimika Baru dalam rangka mengetahui realisasi kegiatan yang berjalan pada tahun anggaran 2025, Kamis (17/07/2025). 

Kunjungan Komisi I DPRK tersebut, dipimpin langsung Ketua Komisi I DPRK Mimika, Alfian Akbar Balyanan, serta dihadiri anggota lainnya Ester Rika Agustina Kimber, Iwan Anwar, dan Anton Alom. 

Alfian Akbar mengatakan kunker ini sebagai bahan evaluasi yang akan dipertimbangkan pada saat pembahasan  anggaran perubahan. 

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Distrik Mimika Baru, Joel Daniel Luhukay memaparkan program yang tengah berjalan dengan anggaran tahun 2025 Rp30 miliar lebih. 

Beberapa kegiatan Distrik Mimika Baru yang sedang berjalan seperti penanganan stunting. Menariknya, Distrik Mimika Baru sedang menjalankan program baru pada penanganan sampah yaitu bank sampah. 

Mendirikan bank sampah dinilai menjadi langkah efektif. Warga tidak perlu membuang sampah ke TPS, petugas akan menjemput ke depan rumah. Warga kemudian memilah sampah dan distrik akan membeli sampah yang bisa diolah mengikuti harga pengepul. 

Program sampah ini dinilai bukan hanya menyelesaikan masalah lingkungan tetapi juga menambah penghasilan masyarakat dari hasil pemilahan sampah. Selain itu, dengan program tersebut, Distrik Mimika Baru merekrut masyarakat sebagai petugas yang diberi upah sesuai UMR dan difasilitasi dengan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan.

Setelah mendengar pemaparan, Kadistrik Alfian menilai anggaran Distrik Mimika Baru masih terlampau kecil Menurut Komisi I, anggaran Distrik Mimika Baru tak bisa disamakan dengan distrik lain atas pertimbangan luas wilayah dan populasi.

"Kami melihat distrik ini populasinya paling besar dan wilayahnya besar, sehingga kami berharap pemerintah bisa memperhatikan dalam segi anggaran," kata Alfian Akbar.

Ia juga mengapresiasi program bank sampah dari Distrik Mimika Baru. Alfian pun memberi catatan agar program ini disosialisasikan ke masyarakat sehingga nantinya bisa paham dengan manfaat yang akan didapat. 

"Kami mendukung agar hal ini bisa dilakukan. Dari penjelasan, dengan kapasitas anggaran yang tersedia baru bisa membuat 3 pos bank sampah. Kami berharap di tahun depan bisa ditambah lagi," pungkasnya. (Martha)