Resmi Diluncurkan, Kini Hadir Alkitab Bahasa Amungme dan Damal
Peluncuran Alkitab Bahasa Amungme dan Damal, foto: istimewa
Peluncuran Alkitab Bahasa Amungme dan Damal, foto: istimewa

Papua60detik – Hadir momentum bersejarah yaitu peluncuran Alkitab berbahasa Amungme dan Damal di Kabupaten Mimika pada Rabu (20/5/2026).

Alkitab dalam bahasa ibu menjadi jalan menuju perdamaian dan persaudaraan di Kwamki Narama yang baru saja usai menghadapi perang saudara.

Pelu diketahui, konflik yang terjadi telah memakan korban belasan jiwa dari kedua belah pihak dan meninggalkan luka mendalam bagi keluarga maupun masyarakat di Kota Timika.

Tokoh Masyarakat Suku Amungme, Oktovian Jangkup menyampaikan bahwa peluncuran Alkitab ini seharusnya menjadi panggilan moral dan spiritual bagi semua pihak untuk menghentikan pertikaian yang terjadi. Menjadi refleksi, membuka hati untuk berdamai. 

"Hari ini menjadi momentum penting bagi Suku Amungme dan Damal. Ketika Alkitab diluncurkan dalam bahasa sendiri, kita harus bertanya kepada diri kita masing-masing, apakah perang saudara yang terjadi ini masih akan terus berlanjut ataukah kita mau membuka hati untuk hidup damai," ujarnya.

Ia mengatakan, perang yang terjadi bukan hanya merugikan masyarakat, tetapi juga bertentangan dengan nilai kasih dan ajaran Tuhan yang tertulis dalam Alkitab. Oktovian menegaskan, Alkitab hadir untuk menyelamatkan manusia dan mempersatukan sesama.

Oleh karena itu, Oktovian berharap pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan para hamba Tuhan dapat bersama-sama menjadikan momentum tersebut sebagai titik awal rekonsiliasi damai di Kwamki Lama maupun di seluruh Timika.

"Saya memohon dengan hormat kepada pemerintah dan para hamba Tuhan, seusai peluncuran buku Alkitab ini, perang saudara di Kwamki Lama bisa dinyatakan aman dan damai. Jangan ada lagi pertumpahan darah di Kota Timika," pungkasnya. (Martha)