Timika Darurat Predator Seks Anak
Papua60detik - Kasus kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Mimika kian marak. Tercatat, sejak awal Januari 2022 saja, Satreskrim Polres Mimika hingga, Kamis (20/1/2022) sudah menangani 10 kasus.
"Sidik ada lima. Sementara dalam proses pencarian juga ada lima. Itu korbannya di bawah umur semua," ungkap Kasat Reskrim Polres Mimika Iptu Bertu Hardyka Eka Anwar saat ditemui di ruang kerjanya.
Ia menyebut, dari banyaknya kasus kekerasan seksual pada anak, pelakunya adalag orang dekat korban. Termasuk keluarganya sendiri.
Modusnya macam-macam. Ada yang mabuk dan mengaku khilaf saat melampiaskan nafsu bejatnya.
"Rata-rata (pelaku) orang dekat. Yang sudah berkomunikasi dengan korban. Mereka ini predator anak. Kasihan korbannya hingga akhirnya mengalami trauma," ujar Bertu
Untuk mencegah kasus tersebut kian marak, ia mengingatkan para orang tua untuk mengawasi anak sebaik mungkin.
"Orang tua harus lebih menjaga anaknya. Zaman dulu kita juga ada, tapi tidak semarak ini. Mungkin karena ada pengaruh penggunaan sosial media. Karena nonton tayangan dewasa, mereka jadi tahu," imbuhnya. (Salmawati Bakri)