Tutup STQH I Papua Tengah, ini Pesan Wagub Deinas Geley
Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley menyampaikan sambutan sekaligus menutup secara resmi STQH I Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2025. Foto : Humas Pemprov Papua Tengah For Papua60detik
Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley menyampaikan sambutan sekaligus menutup secara resmi STQH I Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2025. Foto : Humas Pemprov Papua Tengah For Papua60detik

Papua60detik - Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) I Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2025 resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, pada Minggu, 13 Juli 2025 di Kota Nabire.

Penutupan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah, para anggota DPR Papua Tengah, jajaran Forkopimda provinsi dan kabupaten, Bupati dan Wakil Bupati Nabire, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, serta para pimpinan ormas Islam seperti MUI, NU, Muhammadiyah, FKUB, DMI, dan ketua-ketua majelis taklim se-Papua Tengah.

Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley apresiasi seluruh pihak yang telah turut menyukseskan penyelenggaraan kegiatan ini.

"Saya juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya selama mengikuti STQH ini. Kalian semua adalah duta-duta Qur’ani yang telah memberikan warna spiritual dan intelektual bagi Papua Tengah. Secara khusus, saya mengucapkan selamat kepada para juara. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan mendalami Al-Qur’an dan Hadis sebagai pedoman hidup," ujar Deinas Geley.

Kepada kafilah yang akan mewakili Papua Tengah ke ajang STQH Tingkat Nasional di Kendari, ia berpesan agar menampilkan yang terbaik, bukan hanya dalam hal prestasi, tetapi juga dalam memperlihatkan karakter luhur, kerendahan hati, serta nilai-nilai toleransi dan kebhinekaan yang kita junjung tinggi di tanah Papua Tengah.

Katanya, kegiatan seperti STQH ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mencerminkan tingginya semangat toleransi dan moderasi beragama di tengah masyarakat Papua Tengah.

"Penyelenggaraan kegiatan keagamaan umat Islam dapat berlangsung secara terbuka dan mendapat sambutan baik dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk dari saudara-saudara kita lintas agama. Inilah wajah Papua Tengah yang ingin kita perkenalkan ke Indonesia: damai, saling menghargai, dan hidup berdampingan dalam semangat persatuan," kata Wagub.

Di akhir sambutannya, ia berharap, pelaksanaan STQH berikutnya dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi kualitas peserta maupun penyelenggaraan. Ini penting agar nilai-nilai luhur Al-Qur’an dan Hadist tidak hanya dilombakan, tetapi juga benar-benar dihayati dan diimplementasikan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan kita sehari-hari," Pungkasnya. (Elias Douw)