Dinkes Mimika Perkuat Penanggulangan Malaria Lewat Workshop Petugas Pustu
Papua60detik - Dinas Kesehatan Mimika gelar workshop penanggulangan malaria untuk memperkuat petugas puskesmas pembantu (Pustu) dan klinik pemerintahan, Rabu (10/06/2026).
Selain malaria, peserta dibekali materi mencakup kusta, frambusia, HIV, TBC, dan hepatitis.
Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Mimika, Kamaludin mengatakan secara umum tenaga kesehatan di setiap Pustu sudah mampu memeriksa, mengobati, dan melaporkan kasus malaria. Workshop ini untuk menyegarkan pemahaman petugas.
Selain itu, Dinkes berupaya mendorong percepatan eliminasi malaria melalui peningkatan testing di masyarakat melalui Pustu.
"Mereka harus melakukan tes malaria massal di kampungnya. Kemudian bagaimana masyarakat yang ada di kampungnya itu bisa tes malaria paling tidak enam kali dalam setahun," ujar Kamaludin saat diwawancarai.
Petugas Pustu juga harus bisa memastikan pasien malaria mendapat pengobatan sesuai standar, melakukan survei migrasi penduduk, hingga mencegah masuknya sumber penularan baru ke kampung-kampung yang sudah bersih dari malaria..
Dari hasil diskusi yang diikuti 50 peserta dari Pustu, persoalan logistik masih menjadi tantangan, khususnya yang di pedalaman. Untuk itu, Dinkes akan berkoordinasi dengan instalasi farmasi agar distribusi logistik ke puskesmas ditambah sehingga bisa didrop ke Pustu.
"Terkait logistik, katanya ada kekurangan. Kita diskusikan hari ini, kita juga sudah bicara sama instalasi farmasi untuk logistiknya lebih banyak didropping ke puskesmas, supaya puskesmas bisa dropping ke pustunya," pungkasnya. (Martha)