Januari - Maret, 112 Warga Mimika Terinfeksi HIV-AIDS
Papua60detik - Sebanyak 112 warga Mimika terkonfirmasi terinfeksi HIV-AIDS pada periode Januari sampai Maret 2023.
Laporan Dinas Kesehatan Mimika menunjukkan, yang paling banyak ditemukan adalah kasus HIV yaitu 98 orang dan 14 kasus AIDS atau yang sudah bergejala. Kasus tersebut ditemukan dari 6.395 layanan konseling dan testing.
"Masih seperti sebelum-sebelumnya, pola penularannya didominasi jalur hubungan seksual, angkanya sampai 98,21 persen. Sisanya jalur ibu ke anak," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Mimika, Marselino Mameyau, Senin (15/5/2023).
Dari sisi jenis kelamin, warga laki-laki dan perempuan yang terinfeksi HIV-AIDS hampir seimbang. Laki-laki 53 dan perempuan 59 orang.
Dari laporan yang sama, temuan kasus HIV-AIDS paling banyak ditemukan pada usia produktif, yaitu warga berusia 20 sampai 39 tahun. Bahkan 11 kasus telah ditemukan pada usia remaja.
Alih-alih dari populasi kunci seperti lokalisasi atau THM, ratusan kasus HIV-AIDS ini ditemukan dari kelompok masyarakat umum. Kasus paling banyak ditemukan pada warga yang dalam status pernikahan, yaitu 55 orang.
Secara kumulatif, sudah 7.129 kasus HIV-AIDS yang ditemukan di Kabupaten Mimika sejak tahun 1996, sampai Maret 2023.
"Tantangan kita sekarang ini adalah menjangkau WPS terselubung di kos-kosan dan di jalanan," kata Marselino.
Kabid P2P Dinkes Mimika, Obet Tekege menambahkan, menghindari infeksi HIV-AIDS sebenarnya mudah saja.
"Jangan berhubungan seks di luar nikah, setia pada pasangan dan gunakan kondom. Itu saja," pesannya.
Di Kementerian Kesehatan sendiri, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) telah ditiadakan, tapi di Mimika Pemkab masih mendukung KPA sebagai komitmen penanggulangan penyakit menular yang belum ditemukan obatnya ini. (Burhan)