KKB Ancam Tembak Mati Kapten Philip Jika Indonesia Tak Akui Kemerdekaan Papua
Papua60detik - Nyawa pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens yang disandera KKB pimpinan Egianus Kogoya, terancam. Jika dalam kurun waktu dua bulan Indonesia tidak mengakui kemerdekaan Papua, kelompok yang menyebut dirinya Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) akan menembak mati sang pilot.
Video pengancam itu pun telah beredar luas di sosial media. Tampak sang kapten Philip masih memakai kaos oblong dan memegang tiang bendera Bintang Kejora bersama Egianus Kogoya dan kelompoknya yang memegang senjata.
"Mereka kasih dua bulan lagi untuk semua negara lain untuk bicara dengan Indonesia untuk Papua merdeka. Kalau sudah dua bulan mereka tidak bicara, mereka akan tembak saya," ujar Philip dalam video berdurasi 1 menit 11 detik.
Dalam video tersebut, Egianus Kogoya turut menegaskan tuntutan kelompoknya yang telah melakukan penyanderaan sejak 7 Februari. Apabila Indonesia tidak memgakui kemerdekaan Papua, maka penembakan pilot akan dilakukan.
"Pilot sudah menyampaikan pesan, dan Indonesia diberikan waktu dua bulan lagi, begitu juga agar negara di luar meminta Indonesia untuk mengakui kemerdekaan Papua. Kalau dalam dua bulan itu Indonesia tidak mengakui, maka kita (TPNPB) akan tembak pilot," imbuhnya. (Amma)