Pemkab Mimika Akui Rendahnya Realisasi APBD Hingga Mei 2026
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong saat memimpin apel, foto: Martha/ Papua60detik
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong saat memimpin apel, foto: Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Pimpin apel pegawai, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera menjalankan program kerja masing-masing.

Imbauan itu disampaikan menyusul rendahnya penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika hingga pertengahan Mei 2026.

"Kita sampai hari ini memang penyerapan masih rendah. Mohon diperhatikan," ujar Emanuel Kemong dalam arahannya, Senin (17/05/2026). 

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika, Marthen Tappi Mallisa, mengungkapkan bahwa hingga 15 Mei 2026, realisasi APBD baru mencapai 11,38 persen.

Ia menjelaskan, sebagian besar realisasi anggaran masih didominasi belanja operasional, sedangkan belanja modal belum berjalan optimal karena banyak kegiatan masih berada pada tahap lelang.

"Untuk belanja modal masih dalam proses tahap pelelangan. Jadi kan terkontrak dulu baru bisa dibayarkan uang muka, tapi tahapannya juga panjang itu," ujar Marthen saat diwawancarai. 

Ia menepis anggapan bahwa rolling jabatan menjadi salah satu alasan lambatnya penyerapan anggaran. Menurutnya, seluruh pejabat sudah mulai bekerja, meski masih berproses menyesuaikan diri dengan tugas masing-masing. 

"Saya kira para pejabat sudah bekerja semua, tapi masih berproses. Apalagi kan baru dilantik, masih ada penyesuaian-penyesuaian," ucapnya. 

Marthen mengakui realisasi APBD tahun ini berjalan lumayan lambat. Namun, ia tetap optimistis akan mencapai target. Ia pun meminta seluruh OPD bekerja lebih maksimal agar ketertinggalan dapat segera dikejar.

"Memang agak lambat, sarannya mungkin kepada pimpinan OPD agar bekerja secara optimal, mengejar keterlambatan kita karena kita sudah mau memasuki di semester dua," pungkasnya. (Martha)