139 Peserta Ikut Seleksi Tilawatil Quran ke XI Tingkat Kabupaten Mimika
Ketua Panitia STQ ke XI tahun 2023 saat menyampaikan laporan. Foto: Eka/Papua60detik.
Ketua Panitia STQ ke XI tahun 2023 saat menyampaikan laporan. Foto: Eka/Papua60detik.

Papua60detik - Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke XI tahun 2023 tingkat Kabupaten Mimika yang berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 19 Mei hingga 21 Mei 2023 secara resmi dibuka. Pembukaan STQ 2023 berlangsung di Gedung Serbaguna Babussalam Timika, Mimika Papua Tengah, Jumat (19/5/2023) malam. 

Kegiatan diisi dengan penampilan hadrah, tari-tarian dan juga lantunan ayat suci Al-Quran. 

Ketua Panitia STQ ke-XI, Syarif Lacoro dalam laporannya mengatakan,  Seleksi Tilawatil Quran (STQ) dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) merupakan satu kesatuan kegiatan musabaqah, meskipun berbeda dari segi waktu maupun tujuan pelaksanaannya.  

"Kegiatan STQ biasanya digelar dua tahun sekali di tahun-tahun ganjil. Sedangkan MTQ digelar dua tahun sekali pada tahun-tahun genap," ujar Syarif. 

Syarif mengatakan,  untuk Rapat LPTQ sendiri dilaksanakan pada tanggal 10 Mei Tahun 2023. Bertempat di Kantor LPTQ Mimika tentang Pembentukan Panitia Sesuai SK LPTQ MIMIKA DENGAN Nomor : 0067/ LPTQ-MMK/V/2023.

Dalam pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran ini nantinya akan diikuti oleh 139 peserta yang terdiri dari Tilawah Anak Putra 14 Peserta, Tilawah Anak Putri 14 Peserta, Tilawah Dewasa Putra 9 Peserta, Tilawah Dewasa Putri 9 Peserta. 

Selanjutnya ada Hifdzil 1 Juz dan Tilawah Putra 25 Peserta, Hifdzil 1 Juz dan Tilawah Putri 32 Peserta, Hifdzil 5 Juz dan Tilawah Putra15 Peserta, Hifdzil 5 Juz dan Tilawah Putri 4 Peserta,  Hifdzil 10 Juz Putra 10 Peserta, Hifdzil 10 Juz Putri 4 Peserta, Hifdzil 20 Juz Putra 1 Peserta, Hifdzil 20 Juz Putri 1 Peserta, Hifdzil 30 Juz Putra 0 peserta, dan Hifdzil 30 Juz Putri 1 Peserta. 

Ketua I LPTQ Kabupaten Mimika H. Akhir Iribaram mengatakan, salah satu program pembangunan bidang agama adalah peningkatan pemahaman dan pengembangan nilai keagamaan di masyarakat.

"Diantaranya melalui kegiatan Seleksi Tilawatil Qur'an dalam wadah Lembaga Pengembagan Tilawatil Qur'an (LPTQ)," ujarnya.

Perkembangan kehidupan beragama selama ini di Indonesia khususnya di Kabupaten Mimika sangat menggembirakan, terutama pada tingkat pelaksanaan ritual keagamaan yang didukung oleh meningkatnya penyediaan sarana dan fasilitas keagamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan keagamaan yang tumbuh subur dalam bingkai Eme Neme Yauware.

Dikatakan bahwa setiap muslim harus menjadi pribadi unggul yang menguasai ilmu pengetahuan teknologi dan keterampilan, sehingga dapat memberikan kemasalahatan bagi masyarakat. Ilmu pengetahuan merupakan identitas generasi Qur'ani dan ia berharap generasi muda muslim khususnya di kabupaten Mimika mempunyai identitas tersebut. 

"Ini tidak boleh berhenti, terus berkelanjutan agar selalu relevan dengan perkembangan zaman. Generasi Qur'ani juga tidak hanya sekadar sanggup membaca Al- Qur'an, tapi juga memahami kandungannya agar mengimplementasikan dalam kehidupan keseharian. Inilah salah satu ciri dari SDM unggul sesuai dengan napas Al-Qur'an," pungkasnya. 

Plh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Daerah Setda Mimika, Petrus Lewa Koten mewakili Plt Bupati Mimika mengatakan, Al-qur'an merupakan kitab suci yang sangat sarat akan inspirasi dan motivasi agar umat manusia bisa memperluas wawasan, memperdalam ilmu pengetahuan, menyempurnakan akhlak serta menciptakan generasi-generasi yang rabbani nan qurani yang handal dan berakhlak mulia.

"Salahsatu upaya umat Islam didalam menjadikan Al-Qur'an berfungsi demikian ialah dengan melaksanakan STQ," kata Petrus. 

Menurutnya STQ adalah salah satu barometer yang menilai prestasi seni baca Al-Qur'an dan  STQ juga menjadi sarana memahami Al-Qur'an sebagai pedoman hidup kemanusiaan yang harus terus menerus membumi. 

Pihaknya berharap dengan tema tahun ini STQ Ke-XI dengan menjunjung kebersamaan, membumikan Al-Qur'an bagi semua peserta yang akan mengikuti STQ namun bukan hanya menghasilkan calon Qori dan Qoriah yang berkualitas di Kabupaten Mimika. Juga diharapkan kegiatan ini dapat membantu pemerintah dalam mendukung terbentuknya generasi yang berkualitas di tengah-tengah perkembangan zaman. (Eka)