PT Petrosea Peduli Malaria Ajak Warga Berantas Sarang Nyamuk
PT Petrosea bersama perwakilan Puskesmas Pasar Sentral foto bersama warga Kampung Mandiri Jaya usai kegiatan kerja bakti bersama, Sabtu (20/3/2023). Foto: Joe Situmorang/Papua60Detik
PT Petrosea bersama perwakilan Puskesmas Pasar Sentral foto bersama warga Kampung Mandiri Jaya usai kegiatan kerja bakti bersama, Sabtu (20/3/2023). Foto: Joe Situmorang/Papua60Detik

Papua60Detik - PT Petrosea site Timika menggelar kegiatan kerja bakti bersama dalam rangka Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di Kampung Mandiri Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (22/5/2023).


Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2023 yang dilaksanakan PT Petrosea Timika dimana salah satu kegiatannya yaitu Petrosea Peduli Malaria.


Selain melibatkan warga dalam kegiatan bersih-bersih, PT Petrosea juga menggandeng tim dari Puskesmas Pasar Sentral Timika untuk memberikan penyuluhan tentang pemberantasan sarang nyamuk diantaranya melakukan pencegahan dengan rajin membersihkan daerah sekitar tempat tinggal.


“Sebagian warga disini sudah cukup tahu tentang malaria dan sering juga terkena malaria sehingga kita perlu sampaikan bagaimana memberantas sarang nyamuk kepada mereka,” ujar PJ Malaria Puskesmas Pasar Sentral, Micha Cery Bunga.


“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan kampung ini bisa jadi role model kedepannya,” tambahnya.


Selain melakukan sosialisasi malaria, Puskesmas Pasar Sentral juga rutin melakukan kegiatan posyandu yang dilaksanakan setiap sebulan sekali.


“Saat posyandu kita lakukan pemeriksaan ibu hamil, imunisasi, dan juga pengecekan malaria. Kalau warga ada yang terkena malaria kami dari puskesmas sediakan obat malaria dan itu gratis,” ungkapnya.



Kegiatan kerja bakti pemberantasan sarang nyamuk di Kampung Mandiri Jaya. Foto: Joe Situmorang/Papua60Detik


Kepala Kampung Mandiri Jaya, Elias Murib menyampaikan terima kasih atas dukungan Petrosea dan Puskesmas Pasar Sentral dalam upaya pencegahan malaria di kampungnya.


“Kami sangat menyambut baik atas kegiatan-kegiatan seperti ini. Kami sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang ikut langsung dalam kegiatan bersih-bersih memberantas malaria di kampung ini,” ujar Elias.


“Kita akan terus melakukan upaya pencegahan malaria sehingga kampung mandiri jaya bisa menjadi kampung percontohan bagi kampung-kampung lainnya,” tambahnya.


CSR Officer PT Petrosea Timika, Joiner Kambuaya mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Petrosea Peduli Malaria yang dilaksanakan sejak bulan Maret lalu.


“Kenapa kita bikin kegiatan kerja bakti bersama? Ini untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat dan bersih. Ini yang menjadi gagasan kami untuk mengadakan kegiatan ini,” ujarnya.


Joiner mengatakan, kampung mandiri jaya merupakan kampung yang tahun 2022 jumlah penderita malarianya cukup tinggi, sehingga tahun ini diharapkan kasusnya bisa semakin turun.


“Kami terima data dari Puskesmas Pasar Sentral kalau tahun lalu itu kasusnya cukup tinggi. Petrosea punya goals terakhir yaitu untuk menurunkan kasus malaria supaya ini bisa jadi kampung percontohan, minimal kasusnya dapat berkurang,” ujarnya.


“Kedepan kita akan melakukan kegiatan penyemprotan rumah dengan metode Pelaksanaan Indoor Residual Spraying (IRS) bekerjasama dengan tim dari Malaria Control PT Freeport Indonesia,” pungkasnya. (Joe Situmorang)